SUKASULSEL.COM, BONE — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bone menerima kunjungan edukasi dari peserta didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal Massalewangeng di Posko Emergency Center, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Jumat (2/10/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan mengenalkan profesi pemadam kebakaran dan penyelamatan kepada anak-anak sejak usia dini, sekaligus memberikan pemahaman dasar mengenai bahaya kebakaran dan pentingnya keselamatan.
Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal Massalewangeng, Wahyuni, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Damkarmat Bone atas kesempatan dan edukasi yang diberikan kepada peserta didiknya.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar secara langsung yang dapat menambah wawasan anak-anak mengenai tugas dan tanggung jawab petugas pemadam kebakaran.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Apalagi, materi edukasi yang diberikan oleh tim penyuluh dari Damkar sangat variatif dan disimak oleh anak didik kami dengan riang gembira,” tutur Wahyuni.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Bone, Ir. Akbar, S.T., M.T., yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Penyuluh dan Edukasi, mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman anak-anak tentang profesi pemadam kebakaran.
Ia menjelaskan, edukasi dilakukan melalui penyampaian materi dan interaksi langsung dengan petugas, termasuk memperkenalkan berbagai peralatan yang digunakan dalam penanganan kebakaran maupun operasi penyelamatan.
“Anak-anak diberikan edukasi dan berinteraksi langsung dengan petugas Damkar. Kami juga memperkenalkan peralatan yang biasa kami gunakan saat terjadi kebakaran maupun dalam penyelamatan korban,” ujar Akbar.
Akbar menambahkan, penyuluhan dan edukasi sejak dini mengenai penyebab serta bahaya kebakaran rutin dilakukan oleh Damkarmat Bone. Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar anak didik, tetapi juga guru dan orang tua yang turut mendampingi.
Dalam kunjungan itu, anak-anak diperkenalkan dengan sejumlah peralatan pemadam kebakaran dan penyelamatan, di antaranya selang, nozzle, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), alat penangkap ular dan reptil, serta Alat Pelindung Diri (APD). Mereka juga mendapatkan pengenalan mengenai Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), yakni perangkat pernapasan yang digunakan petugas dalam kondisi tertentu saat menjalankan tugas penyelamatan.
Dari seluruh rangkaian kegiatan, simulasi penyemprotan air menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian anak-anak. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi petugas Damkarmat.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan anak-anak semakin mengenal profesi pemadam kebakaran, memahami pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, serta mengetahui peran petugas dalam melindungi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta didik, guru pendamping, dan petugas Damkarmat Kabupaten Bone.(*)