SUKASULSEL.COM,MAKASSAR — Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar membuat petugas harus bekerja lebih ekstra untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.
Di tengah teriknya matahari dan padatnya kendaraan, personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan memilih turun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu mengatur antrean BBM.
Bukan sekadar mengawasi dari kejauhan, Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., ikut turun mengatur kendaraan, mengurai kepadatan, hingga berbincang langsung dengan para pengendara yang sedang menunggu giliran mengisi BBM.
Aksi tersebut terlihat di SPBU Jalan Cenderawasih dan Jalan KS Tubun, Kota Makassar, Jumat (11/9/2026).
Kedua SPBU tersebut berada tidak jauh dari Mako Sat Brimob Polda Sulsel. Namun, pengerahan personel tidak hanya dilakukan di dua lokasi tersebut.
Sejumlah personel Sat Brimob Polda Sulsel juga diterjunkan ke sejumlah SPBU lainnya yang tersebar di Kota Makassar. Mereka membantu menjaga ketertiban, mengurai kepadatan kendaraan, serta mencegah antrean meluas hingga mengganggu arus lalu lintas.
Di bawah terik matahari, AKBP Nur Ichsan terlihat berada di antara kendaraan yang mengular. Sesekali ia memberikan arahan kepada pengendara agar menempatkan kendaraan sesuai antrean dan tidak saling mendahului.
Mantan Danyon C Pelopor tersebut juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah sopir yang tengah menunggu giliran mengisi BBM.
Tidak ada jarak. Para pengendara dapat menyampaikan kondisi dan keluhan mereka secara langsung kepada perwira Brimob tersebut. Nur Ichsan mendengarkan sembari mengajak masyarakat tetap bersabar dan menjaga ketertiban selama proses antrean berlangsung.
“Untuk pengamanan dan pengaturan, seluruh SPBU yang ada di Kota Makassar kita terjunkan personel Brimob Polda Sulsel. Kita hadir untuk membantu mengatur antrean agar tetap tertib, aman, dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar AKBP Nur Ichsan.
Menurutnya, kehadiran personel di lapangan bukan untuk membatasi masyarakat, melainkan membantu agar proses pengisian BBM dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.
“Kami tidak ingin masyarakat yang sedang mengantre justru merasa tidak nyaman atau terjadi kesemrawutan. Karena itu, personel kita hadir langsung di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap sabar, tertib, dan mengikuti arahan petugas,” katanya.
Nur Ichsan juga mengingatkan para pengendara agar tidak menyerobot antrean dan tetap saling menghargai sesama pengguna kendaraan.
“Kita sama-sama membutuhkan BBM. Jadi mari kita jaga ketertiban dan saling menghargai. Kalau antreannya tertib, tentu proses pelayanan juga bisa berjalan lebih lancar,” tuturnya.
Brimob: Hadir Bersama Masyarakat
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol. Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, personel Brimob tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Dalam situasi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, Brimob juga siap turun tangan memberikan bantuan.
“Sat Brimob Polda Sulsel siap hadir di tengah masyarakat. Di mana masyarakat membutuhkan kehadiran kami, kami siap membantu untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kombes Pol. Muhammad Ridwan.
Ia mengatakan, kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat menghadapi situasi yang terjadi.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir dan berada bersama mereka. Personel kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis, membantu mengurai persoalan di lapangan, dan menjaga agar situasi tetap tertib,” tuturnya.
Pesan tersebut terlihat nyata di lapangan. Di tengah antrean kendaraan yang memanjang, personel Brimob tidak memilih berteduh di balik pos atau sekadar memantau dari kejauhan.
Mereka berdiri bersama warga, mengatur kendaraan, mendengarkan keluhan, mengingatkan pengendara, serta memastikan antrean tetap berjalan tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.
Bagi Brimob Polda Sulsel, kehadiran polisi bukan hanya tentang seragam dan kewenangan, tetapi juga tentang berada di tengah masyarakat ketika masyarakat membutuhkan.(*)