SUKASULSEL.COM,BONE — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan ruas Jalan Camming-Bune-Talumae di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Kamis (27/8/2026).
Ruas jalan yang telah diaspal sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer tersebut menjadi salah satu akses alternatif yang menghubungkan wilayah Kecamatan Libureng dengan jalur Poros Tanah Batue-Maros yang selanjutnya terhubung menuju Makassar.
Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (BMCKTR) Kabupaten Bone H. Askar, sejumlah kepala OPD, Forkopimcam Libureng, para camat wilayah selatan Bone, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Libureng, ketua BPD, serta tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bone Andi Asman mengatakan kunjungannya ke Kecamatan Libureng juga menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus menyapa masyarakat.
“Saya ke sini sebenarnya hanya untuk bersilaturahmi. Adapun peresmian jalan ini menjadi komitmen pemerintahan kami terhadap pembangunan infrastruktur jalan, karena di semua daerah yang kami kunjungi, masyarakat hanya meminta pembangunan jalan,” kata Andi Asman.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat karena berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Andi Asman meminta masyarakat untuk bersabar karena pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah serta skala prioritas pembangunan.
Selain ruas Camming-Bune-Talumae, pembangunan jalan melalui Kelurahan Ceppaga-Desa Mattirowalie juga diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah selatan Bone.
Keberadaan infrastruktur tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan yang menjadi salah satu penggerak perekonomian warga.
Pembangunan sejumlah ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone memperkuat konektivitas wilayah selatan, sekaligus membuka akses yang lebih strategis dari Kecamatan Libureng menuju jalur Tanah Batue-Maros dan selanjutnya ke Makassar.
Dengan semakin baiknya akses jalan, mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan peternakan, serta hubungan antarkawasan diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat.(*)

