Wabup Bone Buka Asistensi Dana BOSP, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendidikan

SUKASULSEL.COM, BONE – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., secara resmi membuka kegiatan Asistensi dan Pendampingan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) bagi sekolah dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diselenggarakan Inspektorat Daerah Kabupaten Bone. Kegiatan berlangsung di Hotel Helios, Watampone, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para kepala sekolah, pengelola PKBM, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola Dana BOSP agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa Dana BOSP merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurut Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, setiap rupiah yang bersumber dari Dana BOSP harus dimanfaatkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan serta mendukung kebutuhan peserta didik di satuan pendidikan.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala sekolah dan pengelola PKBM agar senantiasa berpedoman pada regulasi yang berlaku dalam setiap tahapan pengelolaan Dana BOSP, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan pertanggungjawaban.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin mengapresiasi langkah Inspektorat Daerah Kabupaten Bone yang menginisiasi kegiatan asistensi dan pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk penguatan sistem pengawasan sekaligus upaya pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pengelola Dana BOSP memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum asistensi tersebut untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat integritas, serta membangun sinergi antarlembaga dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih, efektif, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Ia menilai keberhasilan pembangunan sektor pendidikan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas pengelolaan dan komitmen seluruh pihak dalam menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bone, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, narasumber, serta peserta asistensi yang berasal dari perwakilan sekolah dan PKBM se-Kabupaten Bone.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan mengenai mekanisme pengelolaan Dana BOSP sesuai regulasi terbaru, termasuk penguatan aspek administrasi, pengawasan, dan pelaporan keuangan agar lebih tertib dan akuntabel.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap melalui kegiatan asistensi dan pendampingan ini, kualitas pengelolaan Dana BOSP semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, sekaligus mencetak generasi Bone yang cerdas dan berkarakter.(*)