SUARAKOTASULSEL.COM, Bantaeng - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Masyarakat Pesisir menggelar sosialisasi bertajuk Pengenalan Konsep Rumah Sehat melalui Pendekatan Denah di Pesantren Al-Ihsan, Dusun Bonto Manai, Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan program kerja individu Milda Isnaini, mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur angkatan 2023. Program itu disusun berdasarkan kondisi geografis Desa Baruga yang relatif jauh dari akses layanan kesehatan, sehingga edukasi mengenai pentingnya hunian sehat dinilai menjadi salah satu langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini.
Sosialisasi menyasar para santri tingkat sekolah menengah. Mereka diperkenalkan pada konsep dasar rumah sehat melalui penyusunan denah sederhana sebagai langkah awal memahami pentingnya perencanaan sebuah hunian.
Sebanyak 16 peserta mengikuti kegiatan tersebut, melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 15 orang. Meski jumlah peserta tidak banyak karena keterbatasan sumber daya manusia di lingkungan pesantren, antusiasme para santri terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung.
Salah seorang peserta bahkan mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat menyalurkan hobinya menggambar.
"Ku suka saya menggambar, Kak. Sayangnya di sini agak kurang fasilitas yang bisa dipakai," ujarnya sambil tersenyum.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak berfokus pada pembangunan fisik rumah sehat. Sebaliknya, peserta diajak memahami bahwa rumah yang layak huni harus dirancang dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, keamanan, sirkulasi udara, pencahayaan, hingga kenyamanan penghuni.
Koordinator Desa Baruga 2, Taufiq, mengatakan keterbatasan fasilitas bukan menjadi penghalang untuk tetap memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Kami hanya mampu menyediakan fasilitas berupa alat tulis karena keterbatasan kami sebagai mahasiswa. Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak bisa memberikan dampak bagi masyarakat," kata Taufiq.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap para peserta memahami bahwa rumah sehat bukan hanya berbicara mengenai bentuk bangunan, melainkan juga tentang kualitas hidup penghuninya. Kesadaran itu diharapkan tumbuh sejak usia sekolah sehingga dapat menjadi bekal ketika mereka merencanakan tempat tinggal di masa mendatang.
Antusiasme para santri bahkan berlanjut hingga akhir kegiatan. Beberapa peserta meminta agar program serupa kembali dilaksanakan karena dinilai mampu mengembangkan kreativitas sekaligus menjadi ruang untuk menyalurkan minat mereka di bidang menggambar.
"Kak, nanti datang ki lagi ke sini, bawa kertas dan hadiah yang banyak nah," ucap salah seorang peserta yang disambut tawa teman-temannya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dan seluruh peserta sebagai penanda berakhirnya rangkaian sosialisasi.